Emping Itu Unik Rasanya di Kalangan Terpelajar

Awal Cerita Tentang Emping Dari Kalangan Terpelajar Jogja.
Ini merupakan berita dari SINDO mengenai Emping telah menjadi makanan yang akrab bagi masyarakat karena selalu tersedia dimanapun berada. Kreasi camilan tersebut masih kurang dalam pemberdayaanya. Potensi yang ada dibuatlah emping aneka rasa yang lebih beragam. Ada seorang mahasiswi jogja yang merupakan mahasiswa Prodi Kebijakan Pendidikan Fakultas Ilmu

Pendidikan UNY melakukan percobaan dengan emping. Percobaan mereka mencoba mengolah emping dengan cara yang berbeda dan lebih beragam rasa. Empingyang beredar saat ini masih dibuat dalam satu rasa sehingga dirasa kurang bervariasi rasanya. Ia mencoba menciptakan emping rasa buah melalui pemberian rasa buah pada tahap pembuatan dan akhir sehingga terdapat aroma dan cita rasa buah yang tentunya menggugah selera bagi para penikmatnya ujar mahasiswa itu. Pembuatan emping dengan aneka rasa dilakukan karena sebagian masyarakat Indonesia memiliki hobi makan cemilan yang menarik. Cemilan kegemaran segala usia dan segala lapisan masyarakat ini semakin digemari. Untuk informasi produsen emping terbaik di limpung klik disini.

Kegemaran Masyarakat Akan Emping Indonesia Khususnya Limpung
Banyak orang berusaha menyediakan cemilan unik yang sesuai dengan keinginan konsumen yang mereka inginkan. Produk emping aneka rasa tersebut pembeli dibebaskan untuk memilih rasa buah yang diinginkan sesuai selera mereka. Emping rasa buah sebagai variasi olahan emping diharapkan konsumen mempunyai pilihan baru yang lebih menarik dan enak. Cemilan inipun dijamin memiliki mutu yang tinggi dengan kriteria yang telah diketahui banyak orang imbuhnya dengan tersenyum. Emping yang bermutu tinggi adalah emping yang tipis bening kering dengan diameter seragam dengan lainnya. Emping dengan mutu yang lebih rendah bercirikan lebih tebal diameter kurang seragam dan kadang-kadang masih harus dijemur sebelum digoreng dan harus dip roses lagi.
Langkah langkah Menciptakan Emping Terbaik
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengupas kulit buah melinjo yang sudah tua yang sudah mempunyai kandungan dan rasa yang unik. Kemudian dikeringkan kemudian disimpan terlebih dahulu kurang lebih 2-3 hari sebelum diolah lebih lanjut agar kadar air dan aromanya terasa. Kadar air pada biji melonjo menurun setelah proses ini. Selanjutnya disangrai di dalam wajan bersama pasir bersih sambil diaduk-aduk sampai matang selama 10 hingga 15 menit lamanya. Selanjutnya adalah biji melinjo yang sudah disangrai dipukul untuk memecahkan kulit kerasnya agar terkelupas. Biar Menghasilkan emping melinjo yang tipis biji yang telah dilepaskan kulit kerasnya secepat mungkin dipipihkan menjadi emping melinjo yang baik. Lempengan emping basah tersebut dijemur sampai kering hingga kadar airnya kurang dari 90 persen kurang lebihnya. Pengolahan pemberian rasanya sendiri dilakukan dengan perebusan 500 gram gula pasir 850cc air dan 60 ml pasta buah dahulu. Lalu ketika ketiganya jadi dan dingin kemudian masukan 1kg emping mlinjo mentah dan rendam sekitar tujuh menit lamanya. Kemudian ditiriskan langkah selanjutnya ialah penjemuran kepingan emping yang telah ditata pada nampan yang tersedia. Emping bisa digoreng dan didinginkan agar dapat dinikmati dengan santai
source: Emping Jogja
This entry was posted in Emping. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *