fbpx
informasi produsen distributor penjual emping melinjo indonesia
Home
 
footeremping

Ciri produk Emping kualitas super

Emping melinjo dapat dibagi menjadi beberapa jenis tergantung kualitas emping. Emping yang bermutu tinggi adalah emping yang sesuai dengan standar (SNI 01-3712-1995) yaitu 1.emping yang tipis sehingga kelihatan agak bening dengan 2. diameter seragam 3.kering sehingga dapat digoreng langsung. cara pembuatan emping melinjo kualitas super Sampai sekarang, pembuatan emping yang bermutu tinggi masih belum dapat dilakukan dengan bantuan alat mekanis pemipih. Emping ini masih harus dipipihkan secara manual oleh pengrajin emping yang telah berpengalaman. oleh karena pembuatan emping yang bermutu tinggi masih belum dapat dilakukan dengan bantuan alat mekanis pemipih kami memproduksi emping berkualitas super dengan bantuan masyarakat desa limpung dan sekitarnya yang pada umumnya ibu rumahtangga

    EMPING UHUYY Kami akan Melayani Anda dengan Senyuman 🙂 Menu Skip to content Home Kontak Produk Tentang EMPING MELINJO SEBAGAI BRAND IMAGE KABUPATEN BATANG May 6, 2013 Leave a comment emping melinjo murahKabupaten Batang merupakan salah satu kabupaten penghasil emping melinjo. Sentra emping melinjo ini berada di Kecamatan Limpung, Reban dan Tersono, di mana hampir semua penduduk, khususnya di Kecamatan Limpung merupakan petani dan perajin emping melinjo. Tercatat ada sekitar 8.427 unit usaha yang bergerak dalam usaha pengolahan emping melinjo maupun produk makanan ringan lainnya. Khusus untuk emping melinjo, terdapat 6.251 unit usaha dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 18.670 orang. Dari jumlah tersebut, saat ini sudah terbentuk lima Kelompok Usaha Bersama (KUB), yakni KUB ‘Tani Rejo’ Ngaliyan, KUB ‘Kepuh’, KUB ‘Among Rogo’, KUB ‘Plumbon’ dan KUB ‘Limpung’. Sentra pengusahaan emping melinjo yang terbesar terletak di Desa Limpung, Desa Ngaliyan dan Desa Amongrogo Kecamatan Limpung. Pembuatan emping melinjo di Kabupaten Batang banyak dilakukan oleh perajin yang merupakan ibu-ibu rumah tangga. Pada umumnya pengusaha membeli buah melinjo dalam bentuk kupas, kemudian buah melinjo tersebut dikeringkan. Setelah kering, buah melinjo dikirimkan kepada ibu-ibu perajin. Sistem yang digunakan adalah bagi hasil, yakni 2kg buah melinjo kering menjadi 1kg emping. Jika lebih maka kelebihan tersebut menjadi hak perajin. Komoditas emping melinjo yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah sebagai salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Batang terutama didasarkan pada pertimbangan sebagai berikut : Pengusaha dan perajin emping melinjo jumlahnya sangat banyak, terutama yang ada di Kecamatan Limpung; Tenaga kerja yang terlibat dalam pengusahaan emping melinjo sangat besar, meliputi petani, perajin, pengusaha, buruh dan tenaga kerja lain yang menjadi sumber pendapatan bagi sebagian penduduk; Emping melinjo selama ini merupakan salah satu brand image yang melekat untuk Kabupaten Batang; Pengusahaan emping melinjo juga menjadi salah satu produk yang dilambangkan menjadi salah satu klaster Kabupaten Batang. Kekuatan yang dimiliki oleh Kabupaten Batang dalam pengusahaan emping melinjo adalah pada proses produksinya, di mana perajin bisa membuat emping melinjo yang berkualitas hanya dengan satu pukulan. Hal ini merupakan suatu keunikan, sekaligus keunggulan yang dimiliki oleh pengusaha daerah Kabupaten Batang yang tidak dimiliki oleh pengusaha daerah lain. Pengusahaan emping melinjo di Kecamatan Limpung dan desa-desa di sekitarnya telah mampu menghasilkan beberapavarian/jenis emping melinjo, seperti rasa pedas, manis, asin dan dalam bentuk bulat kecil (klethuk), besar dan sebagainya. Desa Limpung yang merupakan sentra terbesar, yakni dengan 160 unit usaha dan menyerap tenaga 1.400 orang, mampu menghasilkan 345.600 kg, dengan nilai jual sekitar Rp.6,22 milyar. Di Desa Ngaliyan yang memiliki 50 unit usaha, dihasilkan sekitar 200 ton emping. Sedangkan di Desa Amongrogo dengan jumlah unit usaha sebanyak 75, mampu memproduksi 275 ton dengan nilai jual Rp.4,95 milyar dan menyerap tenaga kerja sebanyak 325 orang. http://batangblogger.blogspot.com/2012/11/emping-melinjo-sebagai-brand-image.html Advertisements Report this ad Report this ad Tahun 2012 Berlalu, Harga Emping Melinjo Melambung May 6, 2013 Leave a comment 0825281620X310KOPI, Batang – Tahun baru telah berlalu, harga makanan ringan emping melinjo limpung Batang menjadi naik akibat terbatasnya bahan baku. Produksi emping melinjo yang biasanya naik 10 hingga 50 Ton per bulan kini turun hanya menjadi 8 hingga 10 ton per bulan. Hal tersebut membuat para produsen pengrajin menjadi kewalahan dalam melayani permintaan pasar luar. Padahal pasar luar kota sangat banyak, Kini para produsen pengrajin emping melinjo seperti menjadi tidak stabil dalam memberikan harga di pasaran (3/1). Suatu contoh Ibu haji Mugi (55) salah satu produsen pengrajin emping melinjo Limpung diantara yang lain sering kewalahan dalam melayani penjualan emping melinjo. Permintaan pasar akan emping melinjo sangat tinggi, bukan hanya lokal daerah saja, namun hingga di luar kota hingga antar pulau. Hasil Produksi emping melinjo buatannya biasa ia kirim di daerah Sumatera, Jakarta, Semarang hingga surabaya dan pulau Bali. Emping Melinjo buatannya beraneka ragam jenis maupun bentuknya. Ada isitilah emping lokal biasa (LB) dan Lokal super (SP). Harganya juga bervariasi. Di awal tahun kali ini harga emping melinjo antara yang lokal biasa dan lokal super relatif hampir sama yakni mencapai 29 hingga 30 ribu/Kg. Namun pada saat hari-hari biasa harga tersebut bisa turun menjadi 21-22 ribu/Kg. Sebenarnya harga emping melinjo dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya banyak sedikitnya pasokan bahan baku melinjo yang didatangkan dari daerah Banten, cirebon, bogor, djogja. Selain itu juga semakin kering emping melinjo dengan kadar air yang rendah maka semakin mahal pula harga emping melinjo tersebut. Pengaruh kadaluarsa emping hingga mencapai 7-8 bulan. Produsen emping melinjo seperti ibu haji mugi boleh dibilang sukses, dengan mempunyai beberapa karyawan hingga 15 orang. Selain itu juga produksi emping melinjo miliknya telah mempunyai pangsa pasar yang cukup luas, dalam kota hingga luar kota bahkan hingga mencapai luar jawa seperti Sumatera, Sulawesi, surabaya dan Bali. Melinjo yang telah dibuat menjadi emping setelah dilakukan pengeringan dan penjemuran untuk menurunkan kadar air, lalu dikemas dengan cara di packing sesuai berat masing-masing jenis. Pada umumnya emping melinjo di packing dengan kuantitas 5 kg hingga 10 kg dengan menggunakan kardus. Kemudian dilakukan pengiriman ke berbagai permintaan pangsa pasar di dalam hingga luar kota. Untuk membuat emping melinjo biasanya dilakukan oleh warga sekitar sebagai pengrajinnya. para pengrajin mendapatkan upah buruh dari hasil kerjanya. Setiap per kilo gram melinjo para pengrajin mendapatkan upah sebanyak 7 ribu/kg. Para pengrajin biasa mengambil bahan baku melinjo ditempatnya yang akan dijadikan emping sebanyak 10 hingga 30 kg. “Sekitar 2 bulan lalu harga melinjo bahan baku emping sangat tinggi hingga mencapai 11-13 ribu/Kg, namun saat menjelang ramadhan kali ini kami sering kewalahan akibat minimnya dan terbatasnya pasokan melinjo yang didatangkan, akhirnya harga bahan baku emping melinjo menjadi tidak stabil,”jelas Haji Mugi. Olahan emping melinjo buatannya memiliki beraneka rasa, ada rasa manis, rasa pedas, rasa asin/gurih itu yang biasa dinamakan emping kletuk. Harga emping kletuk jika hari biasa seharga 24-25 ribu/Kg namun menginjak awal tahun kali ini justru harga emping melinjo kletuk berkisar mencapai 27-30 ribu/Kg. Disela-sela kesibukannya menata emping yang akan dikirim ke luar, Salah seorang pembeli dan juga merupakan pelanggan tetap yakni Ibu Nursinah (54) bersama anaknya Rici (20) membeli emping melinjo untuk dijadikan oleh-oleh ke Sumatera daerah Padang Pariaman. “Saya sudah biasa membeli emping melinjo disini, selain rasa yang enak jenis empingnya sangat bagus untuk oleh-oleh keluarga, namun harga emping menjelang ramadhan berbeda dengan hari-hari biasa, walaupun berbeda kami sangat senang selain untuk dikonsumsi sendiri juga sebagai bahan oleh-oleh keluarga,”tutur Nur Sinah warga Sumatera yang sudah berdomisili di Limpung. http://www.pewarta-indonesia.com/berita/ekonomi/10849-tahun-2012-berlalu-harga-emping-melinjo-melambung.html Emping Melinjo Limpung May 6, 2013 Leave a comment emping-melinjo Emping Melinjo merupakan sebuah produk agribisnis yang berkembang pesat di Kota Limpung, Kabupaten Batang. Telah lama mayoritas masyarakatnya berpenghasilan melalui sector Emping Melinjo ini, dan tidak sedikit yang sukses berbisnis emping melinjo. Pada dasarnya, emping melinjo yang dipasarkan memang datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa, seperti emping melinjo Banten, Cirebon, dan Limpung. Dalam proses produksinya, setiap daerah memiliki cara pembuatanemping melinjo yang hampir sama yaitu sebagai berikut: Mlinjo dipanaskan di atas penggorengan tanah tanpa minyak goreng Mlinjo yang sudah panas diangkat dan di kuliti Mlinjo yang sudah dikuliti dipipihkan satu per satu di atas batu dengan menggunakan palu Mlinjo yang sudah dipipihkan di angkat dari batu menggunakan seng tipis dan selanjutnya diletakkan di atas plasti atau tempat khusus untuk selanjutnya dikeringkan Namun biasanya setiap daerah memiliki kwalitas dan ciri khas yang berbeda-beda, entah itu bentuknya maupun kwalitas dari emping itu sendiri, contohnya saja Emping Melinjo Limpung. Sebagai salah satu wilayah di Jawa yang sangat terkenal sebagai produsen emping melinjo yang besar, emping Limpung sangat mengutamakan kwalitas. Emping Limpung telah banyak dipercaya di dalam maupun di luar Pulau Jawa, bahkan hingga pasaran Luar Negeri. Tidak sedikit pengusaha emping melinjo di daerah Limpung yang telah sukses. Semuanya berkat kerja keras dan ketelitian mereka dalam memproduksi emping melinjo khas Limpung yang berkualitas. Dalam menjaga kwalitas emping melinjo Limpung, para pengrajin dan pengusaha emping selalu memperhatikan proses produksi yang dilakukannya. Memproduksi emping melinjo memang gampang-gampang susah, apalagi untuk mendapatkan hasil yang baik dan berkualitas. Proses produksi harus diperhatikan mulai dari pembuatan emping melinjo mentah. Biasanya pengusaha emping bekerja sama dengan para pengrajin emping rumahan untuk membuat emping melinjo mentah. Emping melinjo lalu dijemur di bawah teriknya matahari. Pengeringan yang natural ini dimaksudkan agar emping melinjo bisa kering secar maksimal. Selama proses pengeringan ini, biasanya emping yang kwalitasnya buruk akan dipisahkan dari emping-emping yang kwalitasnya baik, ini menjadi proses yang sangat penting dan tidak boleh terlewat. Tidak hanya itu saja, proses pengepakan juga menjadi proses yang perlu perhatian khusus. Kemasan yang baik menentukan kwalitas produknya. Emping yang sudah selesai dijemur dan siap dipak akan dikumpulkan dalam satu rusang khusus untuk dipak. Emping-emping akan dimasukkan ke dalam plastik dan ditimbang sesuai kebutuhan, lalu dimasukkan ke dalam kardus. Kardus pun ditutup rapat dengan lakban. Dan proses yang terakhir adalah proses pengecekan, yang mana untuk memastikan bahwa tidak ada lubang di plastic dan juga kardus. Jika semua proses dilakukan dengan benar emping melinjo mampu bertahan lama, kurang lebih 8-9 bulan lamanya. “Emping melinjo harus dikeringkan dengan baik, dipisahkan antara emping yang kwalitasnya baik dan buruk, serta teliti dan hati-hati dalam proses pengepakan; itu semua akan membantu kita menjaga kwalitas emping melinjo dengan baik.” Ujar seorang pengusaha emping melinjo di Limpung, Hj. Amanah. Setiap tempat dan setiap orang bisa membuat dan menjual emping melinjo. Namun memproduksi emping melinjo yang baik dan berkwalitas tidak semua orang mampu, dan para pengusaha emping melinjo di Limpung telah membuktikan keberhasilannya. Jadi, untuk mencari dan membeli emping melinjo yang baik dan jelas berkualitas, tidak salah jika pilihannya adalah emping Limpung. http://emping.web.id/emping-limpung-emping-melinjo-limpung/ Kendala Pengembangan Emping Melinjo May 6, 2013 Leave a comment imag322es Kendala utama pengembangan agroindustri emping melinjo adalah kurangnya pasokan bahan baku. Dua sentra industri emping besar di Indonesia adalah Kec. Limpung di Kab. Batang, Jateng; dan Kec. Menes, Kab. Pandeglang, Banten. Ironisnya, di Kec. Limpung boleh dikatakan tidak ada tanaman melinjo. Di Menes dan Kab. Pandeglang pada umumnya, populasi tanaman melinjo masih cukup banyak. Meskipun bukan termasuk jenis melinjo unggul. Para produsen dan pedagang emping sendiri sebenarnya kurang begitu bergairah untuk melayani permintaan ekspor. Sebab, “main di pasar lokal pun masih sangat longgar, menguntungkan dan tidak repot.” Selain itu memang ada perbedaan jenis emping antara pasar lokal dengan ekspor. Pasar lokal lebih menghendaki emping tipis berukuran kecil 2 – 3 biji melinjo. Sementara pasar ekspor menginginkan emping setengah utuh yang hanya terdiri dari satu biji melinjo dan dalam kondisi siap konsumsi. Kerepotan untuk melayani pasar ekspor memang sangat beralasan. Kalau kita serius melayani permintaan emping setengah utuh tersebut, maka persyaratan standar mutu produk (Codex) dan standar Sanitary serta Pythosanitary (SPS) menjadi sangat penting. Adanya persyaratan yang ketat inilah antara lain yang juga menjadi alasan keengganan pelaku emping kita untuk melakukan ekspor. Kendala psikologis (soal asam urat); kendala pasokan bahan mentah dan kendala persyaratan mutu (teknik produksi emping); adalah tiga  permasalahan yang telah menghambat pertumbuhan agroindustri emping di Indonesia. Tentu ada pertanyaan, seberapa strategiskah komoditas ini bagi bangsa kita? Kita tahu bahwa masing-masing bangsa pasti memiliki komoditas unggulan yang menjadi semacam “trade mark” bagi bangsa tersebut. Misalnya saja Perancis unggul pada komoditas wine (anggur), parfum dan bumbu. Belanda dikenal melalui bunganya, dengan tulip sebagai bunga nasional mereka. Thailand dikenal oleh dunia luar karena durian monthongnya. Padahal anggur yang dibanggakan oleh Perancis sebenarnya berasal dari lembah sungai Tigris dan Euphrat. Bahan baku parfum dan bumbu Perancis kebanyakan dari Italia, India, dan Indonesia. Durian monthong yang dibanggakan Thailand sebenarnya berasal dari Kalbar. Lalu apa produk agroindustri kebanggaan Indonesia? Jambu air kita telah lolos hingga sekarang bisa dibudidayakan dengan sangat baik oleh Taiwan. Belimbing kita justru berkembang di Malaysia. Melinjo adalah komoditas yang saat ini hanya berkembang baik di Indonesia. Tidak di India dan Srilanka, tidak pula di negara Asean lainnya. Kalau kita menyia-nyiakannya, bisa saja suatu ketika justru Vietnam yang diam-diam mengembangkannya lalu tahu-tahu mereka sudah bisa memproduksi emping berkualitas tinggi untuk ekspor. Kasus “tercurinya” komoditas unggulan ini, bukan hanya monopoli Indonesia. Timur Tengah (negara-negara Arab) selama dikenal sebagai penghasil produk-produk dari unta. Mulai dari karpet (bulu unta), daging unta dan minyak samin (dari susu unta). Selain itu Timur Tengah juga identik dengan minyak zaitun (olive oil) dan kurma. Namun mereka tidak mengembangkannya dengan serius karena tiba-tiba ada rejeki minyak dan sibuk perang. Tahu-tahu sekarang ini mereka harus mengimpor daging dan susu unta dari Australia. Karena di negeri ini unta bukan hanya sudah bisa diternak dengan sangat intensif, tetapi juga sudah menjadi liar dan hidup bebas di padang gurun. Emping Melinjo vs Asam Urat May 6, 2013 Leave a comment Emping-kitchen4all Jika kita mendengar kata “emping” biasanya yang muncul dibenak kita terutama orang tua adalah berkaitan dengan “asam urat”. Dan tampaknya persepsi bahwa emping identik dengan asam urat sudah demikian merasuk dan menyebar ke masrakarat luas. Seorang dokter lalu mencoba meluruskannya. “Pak, asam urat itu tidak ada hubungannya dengan emping atau jeroan dan lain-lain. Asam urat itu penyebabnya metabolisme tubuh tidak sempurna. Kalori yang seharusnya dibakar  oleh oksigen menjadi tenaga dan urine; karena oksigen yang masuk kurang, proses pembakarannya tidak sempurna. Akibatnya limbah tubuh yang seharusnya berupa urine dan keringat, jadinya berupa kristal yang berujung runcing. Kalau kristal ini mengendap di ginjal, jadilah batu ginjal. Kalau mengendap di tulang rawan atau otot, jadilah nyeri tulang atau otot”. Jadi sebenarnya emping tidak ada urusan dengan sakit seseorang. Itulah kendala pertama pengembangan agroindustri emping melinjo. Yang pertamakali akan menentang upaya demikian, justru boss-boss para pengambil keputusan yang biasanya kurang olahraga, banyak stres, pikirannya tidak bersih hingga terkena gangguan asam urat. Kalau mereka diajak berbicara tentang emping, pasti dengan segera akan menolaknya. Search Recent Posts EMPING MELINJO SEBAGAI BRAND IMAGE KABUPATEN BATANG Tahun 2012 Berlalu, Harga Emping Melinjo Melambung Emping Melinjo Limpung Kendala Pengembangan Emping Melinjo Emping Melinjo vs Asam Urat Recent Comments Archives May 2013 Categories Uncategorized Meta Register Log in Entries RSS Comments RSS WordPress.com December 2017 M T W T F S S « May 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Blogroll Discuss Get Inspired Get Polling Get Support Karina Tri Utari Learn WordPress.com Ratna Fauzi Resti Pangestika Risa Haryanti Rodi Akhir Susilowati Teguh Biyantoro Theme Showcase Uly Lestari WordPress Planet WordPress.com News Mesin Press Emping Melinjo graha-mesin-press-emping-mlinjo Create a free website or blog at WordPress.com. 🙂 Emping Melinjo Home Katalog Produk Hubungi Kami Emping Limpung – Emping Melinjo Limpung Emping melinjo merupakan sebuah produk agribisnis yang berkembang pesat di Kota Limpung, Kabupaten Batang. Telah lama mayoritas masyarakatnya berpenghasilan melalui sector emping melinjo ini, dan tidak sedikit yang sukses berbisnis emping melinjo. Pada dasarnya, emping melinjo yang dipasarkan memang datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa, seperti emping melinjo Banten, Cirebon, dan Limpung. Dalam proses produksinya, setiap daerah memiliki cara pembuatan emping melinjo yang hampir sama yaitu sebagai berikut: Mlinjo dipanaskan di atas penggorengan tanah tanpa minyak goreng Mlinjo yang sudah panas diangkat dan di kuliti Mlinjo yang sudah dikuliti dipipihkan satu per satu di atas batu dengan menggunakan palu Mlinjo yang sudah dipipihkan di angkat dari batu menggunakan seng tipis dan selanjutnya diletakkan di atas plasti atau tempat khusus untuk selanjutnya dikeringkan Namun biasanya setiap daerah memiliki kwalitas dan ciri khas yang berbeda-beda, entah itu bentuknya maupun kwalitas dari emping itu sendiri, contohnya saja Emping Melinjo Limpung. Sebagai salah satu wilayah di Jawa yang sangat terkenal sebagai produsen emping melinjo yang besar, emping Limpung sangat mengutamakan kwalitas. Emping Limpung telah banyak dipercaya di dalam maupun di luar Pulau Jawa, bahkan hingga pasaran Luar Negeri. Tidak sedikit pengusaha emping melinjo di daerah Limpung yang telah sukses. Semuanya berkat kerja keras dan ketelitian mereka dalam memproduksi emping melinjo khas Limpung yang berkualitas. Dalam menjaga kwalitas emping melinjo Limpung, para pengrajin dan pengusaha emping selalu memperhatikan proses produksi yang dilakukannya. Memproduksi emping melinjo memang gampang-gampang susah, apalagi untuk mendapatkan hasil yang baik dan berkualitas. Proses produksi harus diperhatikan mulai dari pembuatan emping melinjo mentah. Biasanya pengusaha emping bekerja sama dengan para pengrajin emping rumahan untuk membuat emping melinjo mentah. Emping melinjo lalu dijemur di bawah teriknya matahari. Pengeringan yang natural ini dimaksudkan agar emping melinjo bisa kering secar maksimal. Selama proses pengeringan ini, biasanya emping yang kwalitasnya buruk akan dipisahkan dari emping-emping yang kwalitasnya baik, ini menjadi proses yang sangat penting dan tidak boleh terlewat. Tidak hanya itu saja, proses pengepakan juga menjadi proses yang perlu perhatian khusus. Kemasan yang baik menentukan kwalitas produknya. Emping yang sudah selesai dijemur dan siap dipak akan dikumpulkan dalam satu rusang khusus untuk dipak. Emping-emping akan dimasukkan ke dalam plastik dan ditimbang sesuai kebutuhan, lalu dimasukkan ke dalam kardus. Kardus pun ditutup rapat dengan lakban. Dan proses yang terakhir adalah proses pengecekan, yang mana untuk memastikan bahwa tidak ada lubang di plastic dan juga kardus. Jika semua proses dilakukan dengan benar emping melinjo mampu bertahan lama, kurang lebih 8-9 bulan lamanya. “Emping melinjo harus dikeringkan dengan baik, dipisahkan antara emping yang kwalitasnya baik dan buruk, serta teliti dan hati-hati dalam proses pengepakan; itu semua akan membantu kita menjaga kwalitas emping melinjo dengan baik.” Ujar seorang pengusaha emping melinjo di Limpung, Hj. Amanah. Setiap tempat dan setiap orang bisa membuat dan menjual emping melinjo. Namun memproduksi emping melinjo yang baik dan berkwalitas tidak semua orang mampu, dan para pengusaha emping melinjo di Limpung telah membuktikan keberhasilannya. Jadi, untuk mencari dan membeli emping melinjo yang baik dan jelas berkualitas, tidak salah jika pilihannya adalah emping Limpung. Tweet Post Tagged with emping, Emping Limpung, emping melinjo, Emping Melinjo Limpung ← Previous Post Next Post → Pages Home Hubungi Kami Katalog Produk Halaman Home Hubungi Kami Katalog Produk Artikel Jual Emping Singkong Emping Benggol Pedas Cabe Emping Benggol Manis Harga Emping Melinjo 2014 Emping Tutup Pedas Manis Squirrel Designed & Coded by InkThemes.com

footeremping

Informasi Penting Seputar Emping


Dapatkan disana informasi emping melinjo mengandung emping melinjo medan emping melinjo mengandung kolesterol emping melinjo malaysia emping melinjo madu emping melinjo magetan emping melinjo mutiara emping melinjo nutritional information emping melinjo ny siok harga emping melinjo november 2014 resep kue kering emping melinjo ncc nutrisi emping melinjo nastar emping melinjo emping melinjo online olahan emping melinjo emping melinjo pedas manis emping melinjo penyebab asam urat emping melinjo pajang emping melinjo pidie emping melinjo pandeglang emping melinjo palsu emping melinjo pdf emping melinjo pajang cap mawar harga emping melinjo pedas manis emping melinjo rasa emping melinjo rasa buah cara membuat emping melinjo rasa udang cara membuat emping melinjo renyah resep emping melinjo resep emping melinjo pedas manis resep emping melinjo manis emping melinjo serang emping melinjo surabaya emping melinjo super emping melinjo solo emping melinjo semarang emping melinjo sidoarjo emping melinjo sleman makan emping melinjo saat hamil emping melinjo tipis emping melinjo tipis bengkulu emping

Dapatkan Segera Berbagai Produk Emping


melinjo tulungagung harga emping melinjo terbaru emping melinjo yang tipis cara membuat emping melinjo tradisional manfaat emping melinjo bagi tubuh tentang emping melinjo emping melinjo untuk maag emping melinjo untuk kesehatan emping belinjo udang emping melinjo untuk penderita maag emping melinjo untuk diet mesin emping melinjo video variasi emping melinjo emping melinjo wikipedia emping melinjo wiki emping melinjo wonogiri emping melinjo bagi wanita hamil emping melinjo yogyakarta harga emping melinjo 1 kg emping melinjo harga emping melinjo harga emping melinjo harga emping melinjo harga emping melinjo surabaya harga emping melinjo mentah 2015 harga emping melinjo mentah 2013 harga emping melinjo mentah harga emping melinjo mei emping melinjo 5s3 produsen emping jagung produsen emping garut produsen emping jagung malang produsen emping melinjo produsen emping melinjo limpung produsen emping melinjo bantul produsen emping manis produsen emping limpung produsen emping cirebon produsen emping jengkol produsen emping pabrik emping banten pabrik emping di bandung pabrik emping di jogja pabrik emping jagung di malang pabrik emping melinjo pabrik emping melinjo limpung produsen emping jagung mentah
Off 

December 21, 2017 This post was written by Categories: Post Tagged with:
Comments are off for this post

Top